“Beliau Pak Mendagri mengarahkan agar pengoperasionalan 5 PLBN yang baru, bisa beriringan sambil menunggu Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan secara serentak. Sehingga jumlah total PLBN yang bisa dioperasionalkan menjadi 13 PLBN sampai tahun 2023,” papar Jeffry.
Jeffry Rahawarin menambahkan, pembangunan PLBN sempat tersendat akibat realokasi dan refocusing anggaran, imbas pandemi Covid-19. Namun BNPP terus berkonsentrasi pada usaha-usaha strategis percepatan pembangunan PLBN sesuai dengan target Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020 -2024, sebanyak 26 PLBN.
Saat ini menurut dia, BNPP telah mengoperasikan 8 PLBN di perbatasan negara. 3 PLBN beroperasi di Kalbar yakni PLBN Entikong, PLBN Badau dan PLBN Aruk. 3 PLBN lainnya beroperasi di NTT, yakni PLBN Motaain, PLBN Motamasin dan PLBN Wini.
“Selanjutnya 1 PLBN beroperasi di Papua yakni PLBN Skouw, dan 1 PLBN lainnya berada di Papua Selatan yakni PLBN Sota,” pungkasnya. (Keket)
Simak berita dan artikel porostimur.com lainnya di Google News









