Jejak Kontroversi Bahlil: Dari Larangan Penjualan LPG 3 Kg, Whisky Hibiki hingga Izin Tambang

oleh -191 views

Warganet menyoroti durasi kuliah S3 Bahlil yang hanya menghabiskan waktu 1 tahun 8 bulan. Durasi 20 bulan untuk meraih gelar doktor dinilai tidak wajar. Pasalnya, gelar doktor normalnya bisa didapat setelah menjalani 3 tahun perkuliahan.

2. Kursi Golkar dan Airlangga Hartarto

Di samping menjabat sebagai Menteri ESDM, Bahlil juga merupakan ketua umum Partai Golongan Karya (Golkar). Dia “merebut” kursi ketua umum dari Airlangga Hartarto yang juga menjabat Menteri Koordinator Bidang Perekonomian kabinet Prabowo.

Isu rebutan kursi ini dilontarkan Airlangga kepada Bahlil sebagai candaan saat berfoto bersama di IKN Nusantara. Konteksnya, Bahlil saat itu menggeser kursi dari sebelah Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Airlangga langsung melontarkan candaan karena kursinya digeser oleh Bahlil. Sebelumnya, Bahlil memang merupakan calon kuat pengganti Airlangga dengan dukungan penuh DPD Golkar. Bahlil juga diduga mendapat dukungan penuh dari Presiden Prabowo untuk jabatan tersebut.

3. Dugaan Masalah Izin Tambang

Baca Juga  Menteri Nusron Ajak Sertifikasi Tanah Wakaf untuk Lindungi Aset Umat

Bahlil pernah terseret dalam dugaan mempermainkan izin tambang. Dia secara sewenang – wenang mengaktifkan atau mencabut Izin Usaha Pertambangan (IUP) dan Hak Guna Usaha (HGU) dengan perputaran uang miliaran rupiah.

No More Posts Available.

No more pages to load.