Jelang Ramadan, Harga Cabai di Maluku Tenggara Sentuh Rp150 Ribu per Kilogram

oleh -159 views

Porostimur.com, Langgur — Menjelang bulan Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi, harga cabai rawit maupun cabai keriting di Pasar Langgur, Kabupaten Maluku Tenggara, mulai merangkak naik signifikan.

Pantauan di Pasar Langgur menunjukkan lonjakan harga cabai telah menyentuh Rp150 ribu per kilogram dalam beberapa hari terakhir, dipicu meningkatnya permintaan serta kenaikan harga di tingkat petani.

Kenaikan Harga Picu Keluhan Pedagang dan Pembeli

Salah seorang pedagang di Pasar Langgur, Nona, mengungkapkan bahwa harga cabai mulai naik tajam menjelang Ramadan.

“Untuk harga cabai sebelumnya dijual sekitar Rp100 ribu per kilo, tapi beberapa hari ini sudah tembus Rp150 ribu per kilo,” ujarnya, Senin (16/2/2026).

Ia menyebutkan kenaikan tersebut tergolong besar karena mencapai Rp50 ribu per kilogram dalam waktu singkat.

Baca Juga  Gakkum Kehutanan Serahkan Dua Tersangka Kasus Kayu Eboni Ilegal ke Kejari SBT

“Ya kenaikan cukup besar, yakni sebesar Rp50 ribu per kilogramnya,” katanya.

Menurut Nona, lonjakan harga terjadi karena harga cabai di tingkat petani juga mengalami kenaikan, sehingga berdampak langsung pada harga jual di pasar.

“Biasanya menjelang Ramadan harga cabai tidak pernah melandai, justru mengalami lonjakan,” jelasnya.

Komoditas Lain Ikut Naik, Penjualan Tetap Ramai

Selain cabai, sejumlah komoditas sayur-mayur dan bumbu dapur juga mengalami kenaikan harga. Buncis misalnya, naik dari Rp20 ribu menjadi Rp50 ribu per kilogram.

No More Posts Available.

No more pages to load.