Sementara itu pada kesempatan yang sama, Murad Ismail mengatakan dia optimistis bisa meraih 70 persen suara pada pemilihan kepala daerah (pilkada) untuk pemilihan Gubernur Maluku yang digelar pada 27 November 2024.
“Saya dulu mengalahkan petahana dan menjadi gubernur. Saya sudah punya pengalaman memimpin selama lima tahun. Sudah tahu bagaimana mengelola Maluku menjadi lebih baik lagi,” katanya saat menerima Surat Rekomendasi di Kantor DPP PKS, Jl. TB Simatupang, Jakarta.
Murad menegaskan bahwa dirinya tidak akan menyia-nyiakan dukungan dari PKS dan akan menjalankan amanah yang diberikan oleh PKS dengan sebaik mungkin.
“Apresiasi dari diri saya kepada Presiden PKS dan seluruh jajaran yang di Jakarta dan di daerah. Tanggung jawab ini akan saya jalankan dengan sebaik-baiknya,” kata Murad.
“Ini adalah tanggung jawab yang luar biasa yang dibebankan kepada pundak saya, sehingga kita harus all out, maksimal, kita akan bekerja keras, kita tidak akan menyia-nyiakan tanggung jawab ini,” tuturnya lagi.
Selain mengusung Murad Ismail sebagai bakal Gubernur Maluku, PKS juga memberikan rekomendasi kepada Michael Wattimena untuk mendampingi Murad Ismail sebagai bakal calon wakil gubernur.
Dalam penyerahan SK Pilkada Maluku, turut hadir mendampingi Presiden PKS Ahmad Syaikhu diantaranya Sekretaris Jenderal PKS Habib Aboe Bakar Alhabsyi dan Ketua DPP PKS BPW Indonesia Timur, Muhammad Kasuba. (red)









