Penggunaan chip terangkum sebelumnya dalam Quad (aliansi AS, Jepang, Australia, dan India). Rencana ini pernah gagal yang mendapat dukungan selama era Trump. Alhasil membawa lebih banyak produksi teknologi ke Asia Selatan.
Pertarungan memperebutkan microchip sedang didorong kuat ke pemerintahan Gedung Putih yang baru mengingat kebutuhannya saat ini.
Kekurangan chip global, sebagian karena penimbunan yang dilakukan oleh China dan lonjakan permintaan selama pandemi. Kondisi ini telah memaksa beberapa pembuat mobil Amerika menutup pabrik dan mengekspos kelemahan dalam rantai pasokan AS.
Diketahui saat ini, perusahaan-perusahaan AS memiliki ketergantungan yang besar pada beberapa produsen di Asia. Hari-hari awal pemerintahan Biden diharapkan bisa fokus menangani masalah ini.
Pada Rabu (24/2/2021), Biden memerintahkan tinjauan rantai pasokan global untuk microchip serta baterai berkapasitas besar, obat-obatan dan mineral penting serta logam tanah jarang yang strategis.
Sebagian besar chip AS berasal dari Taiwan, yang masih diklaim China sebagai wilayahnya. Sementara AS mendapatkan hampir semua logam tanah jarangnya dari China. China dengan cepat menolak janji untuk mencari sumber pasokan alternatif karena tidak realistis.




