Para pencari suaka dalam skema penerbangan itu bahkan mengalami perlakuan tidak manusiawi ketika memohon untuk tidak dideportasi. Akibatnya, para tahanan kemudian melukai diri sendiri.
Seorang pria ditemukan memotong pergelangan tangannya dengan pecahan kaleng minuman, sementara seorang lainnya membenturkan kepala pada kursi pesawat dalam penerbangan.
“Tidak dapat dipahami bahwa pemerintah kita sekarang mencoba untuk mengusir mereka ke negara yang terkenal dengan penindasan,” jelas Direktur Human Rights Watch Inggris, Yasmine Ahmed, dikutip dari The Independent.
“Laporan tentang melukai diri sendiri dan penderitaan di antara mereka yang diusir hanya menunjukkan bahwa pemerintah dengan senang hati membuat trauma mereka kembali dan semakin mengorbankan orang-orang yang mencari perlindungan kami. Ini tidak lain adalah penyimpangan moral dan hukum,” lanjut dia.
Akar Sayap Kanan
Walaupun beragam secara etnis, kabinet baru tetap berasal dari sayap kanan partai. Kwarteng mendesak agar Inggris meninggalkan Uni Eropa, sedangkan Braverman kerap membuat komentar yang merugikan komunitas LGBTQIA+.
Truss telah berjanji akan memotong pajak dan meningkatkan pinjaman bahkan ketika angka inflasi melewati sepuluh persen di Inggris. Bank sentral memperkirakan, resesi berkepanjangan akan singgah menjelang akhir tahun.




