Aku juga ingin menjadi seperti kereta yang secepat dan sejauh apapun dia melintasi rel-rel tiap stasiun dia tahu kemana arahnya. Tidak seperti aku yang melangkah pun tidak tahu akan berhenti dimana, entah di tengah jalan atau justru di awal perjalanan sudah tidak pernah diperbolehkan melanjutkan. Tolong kasih aku jawaban untuk aku berhenti di titik ini, aku lelah dan biarkan aku melangkah seperti kereta yang punya titik akhir dari sebuah perjalanan. Pesan untuk kamu sosok yang masih diam-diam kuharapkan kehadirannya, semoga kamu sekarang bahagia dengan jalanmu dan kisahmu meski itu tanpa aku. (*)
Kamu yang Masih Kuharap









