Kantor Desa Kampung Baru Dipalang, Bupati Halsel Langsung Datang

oleh -800 views
Link Banner

Porostimur.com | Labuha: Mendapat informasi tentang adanya masyarakat yang mendemo Kepala Desa Kampung Baru, Bupati Halmahera Selatan (Halsel), Usman Sidik langsung bergegas ke desa tersebut, ditemani Kepala Dinas DPMD, Hi. Bustamin.

Sebagaimana diberitakan porostimur.com, Kades Kampung Baru, Fauzi Bin Usman didemo masyarakat dan mahasiswa, karena sangat kades diduga meninggalkan tugas selama 5 bulan.

Mereka juga memboikot aktifitas kantor desa Kampung Baru Kecamatan Botang Lomang.

Riswan Amin selaku perwakilan masyarakat menyampaikan bahwa kades Kampung Baru diduga telah merampok Dana Desa, dengan memotong Bantuan Langsung Tunai (BLT), mark up dana di kegiatan air bersih, pengelolaan DD yang tidak transparan dibuktikan dengan tidak adanya papan informasi pengelolaan dana desa,” ujar Riswan di hadapan Bupati Halmahera Selatan.

Sementara itu Kadis DPMD Hi. Bustamin yang juga ikut turun ke Desa Kampong Baru, menyampaikan bahwa problem pengelolaan Dana Desa Kampung Baru belum diketahuinya.

Baca Juga  Gajinya Ditahan Bendahara, ASN di Kepulauan Aru Protes

Budiman juga menyampaikan bahwa Dana Desa Tahap I Tahun 2021 sudah dicairkan. Pencairan Tahap I DD dikhususkan untuk BLT dan itu wajib. “Karena jika BLT tidak dibayarkan maka pencairan tahap berikut tidak bisaa di cairkan,” kata Hi. Bustamin.

Bupati Usman Sidik langsung memverifikasi kebenaran penyunatan pada penerima BLT. BLT yang seharusnya diterima Rp. 1.800.000, warga hanya menerima Rp. 600.000, pengakuan warga desa Kampung Baru atas nama Faldun kepada Bupati Halsel.

Setelah berdiskusi, Bupati Halmahera Selatan Hi. Usman Sidik di hadapan warga desa Kampung Baru, Kecamatan Botang Lomang memerintahkan kepada Kabag Humas dan Kepala Dinas PMD segera berkoordinasi dengan Inspektorat agar Dana Desa Kampung Baru cepat diaudit.

Baca Juga  RSU Obi Akan Dinaikkan Statusnya Menjadi Type B

“Kantor desa jangan di palang ya, orangnya yang bermasalah bukan kantornya, Insya Allah pemerintah daerah selalu hadir untuk menyelesaikan masalah Dana Desa, hari ini saya perintahkan Inspektorat untuk mengaudit dana desa Kampung Baru,” tukas Bupati Halsel.

“Jangan coba-coba korupsi Dana Desa, jika ada kades yang terbukti korupsi Dana Desa, saya pecat dan juga saya penjarakan,” tegas Bupati Halsel.

Bupati Usman Sidik juga menyentil dugaan adanya pungutan dana desa oleh oknum-oknum yang tidak bertanggungjawab di DPMD Halsel di setiap tahapan mulai dari perencanaan maupun pencairan dana desa.

Kemarin setor berapa di DPMD? tanya Bupati Halsel kepada Kades Kampung Baru, Fauji Bin Usman, Kades Fauji Bin Usman tak berkutik dan berdalil bahwa hanya menyerahkan uang administrasi saja. (adhy)

No More Posts Available.

No more pages to load.