Kapolda Maluku: Raja-raja Negeri Harus Mampu Cegah Konflik

oleh -240 views

“Hanya karena persoalan perorangan yang melakukan tindakan kriminal, tapi malah dibawa ke masalah negeri, yang pada akhirnya merugikan semua warga, membuat terganggunya kehidupan ekonomi dan kerukunan warga,” kata Irjen Latif.

Bentrokan yang terjadi, kata Irjen Latif, tidak hanya merugikan kedua pihak bertikai. Namun semua masyarakat di desa tetangga ikut terganggu. Mereka juga tidak bisa bekerja atau mencari nafkah karena masing-masing pihak menutup akses jalan di wilayahnya.

“Bentrok juga membuat banyak anak-anak dan perempuan yang merasa ketakutan dan trauma karena menyaksikan tindakan kekerasan secara langsung,” ujarnya.

Kepada ibu-ibu atau perempuan, Irjen Latif meminta agar dapat mengambil peran sebagai peredam amarah laki-laki. Bukan sebaliknya menjadi suporter atau bahkan memanas-manasi konflik yang tak kunjung usai.

“Seharusnya kalau ada pelaku rusuh dan pelaku pidana, warga harusnya justru membantu aparat keamanan untuk menangkapnya, karena perilaku yang bersangkutan sangat merusak tatanan yang ada dan masyarakat yang tidak tahu apa-apa malah menjadi korban,” pintanya.

Baca Juga  Jadi Bagian dari Satgas PKH, Kementerian ATR/BPN Kawal Kepastian Hukum dan Tata Kelola Kawasan Hutan

Polri, kata Irjen Latif, telah melakukan penegakan hukum terhadap beberapa orang warga yang melakukan pidana. Bahkan dan ada 1 orang yang diduga menjadi pemicu atau provokator. Ia diduga juga membawa senjata api yang sangat membahayakan bagi masyarakat maupun petugas keamanan.

No More Posts Available.

No more pages to load.