Kapolda Malut Akui Kasus Pembunuhan di Hutan Patani Barat Masih Sulit Diungkap

oleh -19 Dilihat
Kapolda Maluku Utara Irjen Pol Arif Budiman, mengakui proses pengungkapan kasus tersebut tidak mudah. Minimnya keterangan saksi dan belum ditemukannya petunjuk kuat di lokasi kejadian menjadi kendala utama yang dihadapi tim penyidik.

Porostimur.com, Sofifi – Kasus pembunuhan di kawasan hutan Patani Barat, Kabupaten Halmahera Tengah (Halteng), hingga kini masih menjadi pekerjaan rumah bagi aparat kepolisian. Sebulan lebih berlalu, polisi belum juga menemukan titik terang untuk mengungkap siapa pelaku di balik perkara tersebut.

Kapolda Maluku Utara Irjen Pol Arif Budiman, mengakui proses pengungkapan kasus tersebut tidak mudah. Minimnya keterangan saksi dan belum ditemukannya petunjuk kuat di lokasi kejadian menjadi kendala utama yang dihadapi tim penyidik.

Meski demikian, kepolisian memastikan kasus tersebut tidak dibiarkan berlarut. Polda Maluku Utara bahkan telah membentuk tim khusus yang melibatkan unsur Mabes Polri untuk mengusut perkara tersebut secara menyeluruh.

Baca Juga  Karhutla Makin Marak di Maluku Tenggara, DPRD Desak Sanksi Hukum bagi Pelaku Pembakaran

Minim Saksi, Petunjuk di Lokasi Masih Terbatas

Arif mengatakan, pengungkapan sebuah perkara pidana membutuhkan dukungan keterangan saksi dan alat bukti yang cukup. Hal itu penting agar setiap langkah hukum yang diambil penyidik memiliki dasar yang kuat dan dapat dipertanggungjawabkan.

“Kasus ini masih sangat sulit, karena belum ada yang ditemukan tim penyidik saat berada di lokasi. Sehingga membuat tim gabungan dari Polda dan Mabes Polri kesulitan,” ujar Arif saat diwawancarai usai GO Triwulan II di Mapolda Maluku Utara, Sofifi, Rabu (5/8/2026).

No More Posts Available.

No more pages to load.