Polisi Ancam Tindak Penyebar Hoaks
Kapolda juga menegaskan bahwa pihaknya tidak akan mentolerir pihak-pihak yang mencoba memprovokasi situasi melalui penyebaran ujaran kebencian maupun informasi menyesatkan.
“Siapa pun yang membuat dan menyebarkan konten ujaran kebencian yang memicu konflik akan ditindak tegas,” tegasnya.
Polisi Pastikan Tidak Ada Aksi
Sementara itu, Polda Maluku Utara juga telah menggelar pertemuan dengan sejumlah tokoh dan organisasi pemuda lintas iman guna mengklarifikasi kebenaran flyer tersebut.
Pertemuan yang dipimpin Plh Wadir Intel Polda Maluku Utara, AKBP Sigid Adhi Prasetyo, turut melibatkan anggota DPRD Provinsi Maluku Utara, Aksandry Kitong, serta Abner Nones selaku admin grup media sosial.
Hasilnya, setelah dilakukan kroscek terhadap pihak-pihak yang disebut sebagai penggerak aksi di Halmahera Utara, dipastikan tidak ada rencana aksi turun ke jalan.
“Dari hasil klarifikasi, tidak ada rencana aksi. Informasi yang beredar itu tidak benar,” tutupnya. (red)
Porostimur.com berkomitmen memberikan fakta jernih, terpercaya, dan berimbang. Simak berita dan artikel terbaru kami di: WhatsApp Channel porostimur.com











