Porostimur.com, Jakarta – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memerintahkan seluruh Kapolda dan Kapolres untuk memastikan ketersediaan minyak goreng di pasar tradisional dan modern.
Hal itu disampaikan saat konferensi video bersama Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi dan seluruh jajaran Kapolda serta Kapolres se-Indonesia.
“Yang paling penting harus dipastikan rekan-rekan mulai hari ini, besok sampai dengan minggu depan minyak goreng harus ada di lapangan. Baik di pasar modern maupun pasar tradisional. Tolong betul-betul diawasi,” kata Listyo dalam keterangan tertulis, Selasa (15/3/2022).
Berdasarkan data yang dipaparkan Menteri Perdagangan, sambung Listyo, stok kebutuhan minyak goreng untuk dalam negeri aman. Oleh karena itu, ia meminta seluruh Kapolda dan Kapolres mencegah terjadinya potensi-potensi pelanggaran oleh para pihak.
“Indikasi pelanggaran terkait apakah kewajibannya betul-betul sudah disalurkan ke produsen atau hanya sekedar dokumennya saja, yang nanti tolong dipastikan untuk dipantau. Kita memastikan produsen minyak goreng sudah produksi sesuai dengan apa yang dibutuhkan masyarakat,” ujarnya.
Listyo memandang ada celah pelanggaran disparitas harga dalam penjualan di pasar internasional. Ada indikasi pelanggaran aliran minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO) yang seharusnya disalurkan untuk kebutuhan rumah tangga, namun justru digeser ke pasar industri, karena adanya selisih harga yang cukup tinggi.











