Porostimur.com, Hawara – Orang-orang Palestina yang diduga bersenjata membunuh seorang pengendara berkebangsaan Israel-Amerika di wilayah pendudukan Tepi Barat pada Senin (27/2/2023). Serangan ini usai pemukim Yahudi mengamuk di sebuah desa Palestina dalam ledakan kekerasan usai perjanjian kerja sama keamanan.
Para pejabat Israel mengatakan, dalam insiden terbaru warga Palestina melakukan beberapa penembakan di jalan raya dekat Jericho. Tembakan itu menewaskan seorang warga Israel di dalam mobilnya sebelum melarikan diri. Departemen Luar Negeri Amerika Serikat (AS) mengatakan orang yang tewas itu juga warga negara AS. Belum ada klaim tanggung jawab segera atas serangan tersebut.
Tapi Hamas mengatakan melalui juru bicaranya Abdel-Latif Al-Qanoua, bahwa serangan terbaru itu merupakan respon alami terhadap serangan Israel. “Kejahatan yang dilakukan oleh pendudukan dan kawanan pemukim tidak akan ditanggapi kecuali dengan penikaman, penembakan, dan serudukan mobil,” katanya.
Israel memperkuat garnisunnya di Tepi Barat setelah dua bersaudara dari pemukiman Yahudi ditembak mati pada akhir pekan. Peristiwa ini memicu amukan oleh pemukim seorang warga Palestina terbunuh, sejumlah orang terluka, dan puluhan mobil serta rumah dibakar.









