Keluarga Awak USS Abraham Lincoln Murka, Desak Angkatan Laut AS Pulangkan Pelaut dari Misi Perang Iran

oleh -65 Dilihat
Keluarga ribuan tentara AS yang tugas di kapal induk USS Abraham Lincoln cemas karena sudah 259 hari terombang-ambing di laut untuk melawan Iran. Foto/X @CENTCOM

“Kami berharap bisa memberikan jawaban itu kepada kalian,” kata Verissimo.

Ia mengatakan pimpinan Angkatan Laut sedang berupaya menyelesaikan persoalan tersebut dan berharap dapat memberikan setidaknya jendela waktu bagi keluarga.

Namun, kepastian itu belum tersedia.

Setelah pengerahan berakhir, USS Abraham Lincoln dan para awaknya juga tidak akan kembali menjadi bagian dari pangkalan San Diego. Kapal tersebut akan ditempatkan di pangkalan baru di Bremerton, Washington.

Perubahan itu menambah ketidakpastian bagi keluarga yang masih menunggu kepastian kapan harus pindah dari California ke Washington.

Angkatan Laut menyebut keluarga akan mendapatkan waktu 58 hari untuk melakukan perpindahan setelah kapal kembali. Tanggal 31 Desember juga disebut sebagai salah satu target potensial untuk memberikan kerangka waktu perpindahan tersebut.

Baca Juga  SUV Boxy Bukan Tren Sesaat, Desainer Chery Ungkap Alasan Bentuk Mengotak Tetap Digemari

Namun, bagi keluarga, persoalan paling mendesak tetap satu: kapan para pelaut itu benar-benar pulang?

Kelelahan, Toilet Rusak hingga Krisis Pasokan

Pengerahan panjang USS Abraham Lincoln tidak hanya menimbulkan persoalan soal waktu kepulangan. Keluarga juga mempertanyakan kesehatan mental, moral, kondisi tempat tinggal, hingga ketersediaan makanan dan kebutuhan dasar para awak kapal.

Perang dengan Iran telah memasuki minggu ke-23 tanpa tanda jelas kapan akan berakhir. Dalam pertemuan virtual, keluarga mempertanyakan sumber daya kesehatan mental yang tersedia bagi pelaut dan Marinir selama berada di kapal maupun setelah mereka kembali.

No More Posts Available.

No more pages to load.