Saat ini komite masih melakukan konsultasi dengan berbagai pemangku kepentingan sebelum masuk ke pembahasan pasal demi pasal.
Dewan Konsumen Thailand juga mendorong penguatan dua mekanisme lain, yakni hak konsumen untuk memperbaiki produk (right to repair) dan sistem penarikan kembali kendaraan cacat (recall) yang lebih efektif.
Perkembangan tersebut menjadi perhatian industri otomotif di kawasan Asia Tenggara. Pasalnya, sejumlah merek kendaraan listrik yang beroperasi di Thailand juga memasarkan produknya di negara-negara lain, termasuk Indonesia dan Vietnam.
Persoalan layanan purna jual, ketersediaan suku cadang, transparansi informasi, serta tanggung jawab produsen karena itu menjadi isu yang semakin penting seiring pertumbuhan pasar kendaraan listrik di kawasan.
(red/beritasatu)
Porostimur.com berkomitmen memberikan fakta jernih, terpercaya, dan berimbang. Simak berita dan artikel terbaru kami di: WhatsApp Channel porostimur.com









