Kembali Padanya, Aku Tidak Mau

oleh -435 views

Cerpen Karya: Maulida Hariati

KUTATAP ia dari balik pintu kamar kami, ia tampak termenung seakan pikirannya tengah kosong. Aku sudah memperhatikannya sejak di rumah Kak dina tadi, tepatnya pada saat acara selamatan penyambutan kedatangan putra kak dina yang baru lulus dari pondok pesantren di Yaman itu, ia sudah mulai nampak berwajah demikian.

Akupun masuk ke dalam kamar kami, kuletakan gelas berisi air putih itu di sampingnya, ia masih tak bergeming dari lamunanya.
“Mas kenapa mushapnya tidak dibaca? Pamali jika dibiarkan dibuka saja” Tegurku, perlahan ia mulai menyadari kehadiranku.
“Astagfirullahal’azim”. Ucapnya segera menutup mushap yang ada di pangkuannya lalu meletakannya di nankas kecil samping tempat tidur, kuperhatikan setiap gerak geriknya.

Baca Juga  Gagalkan Dugaan TPPO, Polresta Ambon Selamatkan 2 Remaja di Pelabuhan Yos Sudarso

“Melamunkan apa mas?” tanyaku. Ia tersenyum dengan wajah tertunduk, kududukan diriku di sampingnya, masih kentara di wajahnya bahwa ia masih memikirkan sesuatu, jujur aku sangat penasaran, karena sangat jarang sekali ia bersikap demikian.

Setelah beberapa saat menatapku ia mulai membuka suara.
“Mas mau tanya sesuatu boleh? tapi kamu jangan marah ya?” tanyanya, entahlah tapi sekilas aku dapat melihat raut kesedihan dan keraguan di matanya.
Aku menatapnya heran. “Boleh, tanya apa mas, saya ada salah ya?” ucapku. Ia hanya menggeleng.
“Mas mau mungikhlaskan kamu dik” ucapnya parau. Jelas aku sangat terkejut dengan pertanyannya, ada apa ini kenapa ia begini.
“Maksud mas apa?”.
“Mas tau, yang kamu suka dari dulu itu dia bukan mas, mas ini hanya sekedar mirip saja sama dia, ilmu agama yang mas punya juga tak sehebat dia. Sekarang dia sudah pulang, mas ikhlas jika kalau kamu mau kembali sama dia”. Ucapnya, wajahnya nampak tertunduk dalam tak berani menatapku.

No More Posts Available.

No more pages to load.