Kemen ESDM: Hasil Gas Blok Masela Diutamakan untuk Kebutuhan Domestik

oleh -178 views

“Tanda tangan besok ya Masela. Insya Allah (saat disinggung kehadiran Prabowo) finalisasi nanti malam,” kata Djoko di acara yang sama.

Meski demikian, Djoko sendiri tak memerinci lebih detail besaran pasokan gas yang nantinya akan diserap oleh perusahaan-perusahaan tersebut.

“Ada dengan Pupuk, kemudian ada dengan PLN, ada dengan PGN dan satu lagi juga ada permintaan untuk yang committed kerja sama dengan yang buyer yang dikelola oleh sekarang yang di Bontang ya,” katanya.

Sebelumnya, Djoko mendorong percepatan keputusan investasi akhir atau Final Investment Decision (FID) proyek Lapangan Gas Abadi, Blok Masela, Maluku ditargetkan bisa dilakukan pada tahun 2026 mendatang.

“(FID Blok Masela) harus tahun depan (2026), ini kan kita percepat,” ungkap Djoko di sela acara Launching OLNG FEED Masela di Jakarta, Rabu (09/04/2025).

Baca Juga  Ini Tiga Kampus Terbaik di Ambon Versi EduRank 2026, Unpatti Masih Teratas

Perlu diketahui, perusahaan minyak dan gas bumi asal Jepang, Inpex Corporation, akhirnya resmi meluncurkan Front-End Engineering Design (FEED) atau desain teknis atau rekayasa Onshore LNG (OLNG) untuk proyek Lapangan Gas Abadi, Blok Masela, Maluku, pada hari ini, Rabu (09/04/2025) di Jakarta.

“Pokoknya (FID) tahun depan lah, tergantung itu kan berapa berapa persen, kalau sudah 100% ini kan berapa bulan, ini 6 bulan saja ini sudah 40% ya, ya pertengahan tahun depan lah ya,” tambahnya.

No More Posts Available.

No more pages to load.