Kemenperin Pacu Perkembangkan Industri Kecil Menengah Tenun di Ambon

oleh -451 views
CREATOR: gd-jpeg v1.0 (using IJG JPEG v62), quality = 82

Kedua, tahap monitoring dan evaluasi yang digelar pada 2-3 Mei 2024. Dirjen IKMA Kemenperin berharap, berbagai kegiatan tersebut bisa mendorong kemajuan serta memberikan pengaruh positif bagi pertumbuhan dan daya saing ekonomi daerah maupun nasional.

“Kapasitas para perajin tenun dapat terus meningkat sehingga dapat memenuhi kebutuhan pasar, meningkatkan nilai jual produk tenun, serta tentunya perekonomian perajin dan daerah,” kata Reni.

Pada kesempatan yang sama, Wakil Ketua Harian I Dekranas Loemongga Kartasasmita mengutarakan pentingnya menjaga potensi industri kain tenun Indonesia, terutama yang berasal dari daerah seperti Kota Ambon, Maluku.

Oleh karena itu, Loemongga menilai pelaku industri tenun, khususnya industri kecil menengah (IKM), perlu mendapatkan pendampingan dan fasilitas untuk menunjang proses produksi.

“Kami memahami pelaku IKM seringkali menghadapi permasalahan keterbatasan sumber daya dalam mengembangkan produk, karena membutuhkan biaya cukup besar,” tuturnya.

Baca Juga  Menteri Nusron Dorong Penambahan Target PTSL 2027 untuk Perluas Kepastian Hukum Tanah

Seperti yang telah disampaikan, untuk mendukung industri tenun, Dekranas dan Kemenperin bersinergi untuk membantu pelaku usaha meningkatkan daya saingnya melalui kegiatan pendampingan pengembangan produk dan fasilitasi mesin atau peralatan.

No More Posts Available.

No more pages to load.