Ketika Para Jurnalis Jadi Korban Keganasan Serangan Israel di Gaza

oleh -250 views

Porostimur.com, Gaza – Sejak perang besar melawan Hamas pecah 7 Oktober lalu, banyak jurnalis telah menjadi korban keganasan serangan militer Zionis Israel di Gaza, Palestina.

Pasukan Pertahanan Israel (IDF) mengatakan kepada Reuters dan AFP bahwa mereka tidak dapat menjamin keselamatan para jurnalis yang beroperasi di Gaza meski kedua kantor berita itu mencari jaminan bahwa jurnalis mereka tidak akan menjadi sasaran serangan militer Zionis.

“IDF menargetkan seluruh aktivitas militer Hamas di seluruh Gaza,” kata IDF dalam sebuah surat, yang dikutip dari Reuters, Kamis (2/11/2023).

Menurut IDF, Hamas secara sengaja menempatkan operasi militer mereka di dekat jurnalis dan warga sipil.

“Kami tidak dapat menjamin keselamatan karyawan Anda dan sangat mendesak Anda untuk mengambil semua tindakan yang diperlukan, serta langkah-langkah untuk keselamatan mereka,” kata IDF.

Baca Juga  Sempat Buron, Pelaku Penganiayaan Maut di Obi Ditangkap di Ambon

Keberadaan jurnalis di Gaza memiliki risiko yang sangat tinggi ketika mereka mencoba meliput setiap serangan yang dilakukan Israel dari udara dan darat di tengah gangguan komunikasi, serta pemadaman listrik yang luas.

Dikutip dari situs CPJ, terhitunghingga1 November, terdapat 33 jurnalis dan pekerja media dipastikan tewas.

Sementara itu, 8 jurnalis lainnya dilaporkan terluka dan 9 lainnya dilaporkan hilang atau ditahan.

No More Posts Available.

No more pages to load.