Tak hanya itu, dirinya juga mengatakan, Sekda dinilai jarang berkonsultasi ke Bappeda Provinsi Maluku. Bahkan saat pihak Bappeda Pemprov Maluku menelponnya untuk meminta dokumen, Mirnawati hanya menjawab siap dan siap.
“Ibu Ita, di Bappeda Maluku telpon ibu Sekda, jawabannya siap-siap. Tapi dokumen atau data yang diminta tidak ada. Sudah begitu, konsoltasi ke Provinsi minim,” tuturnya.
Anggota DPRD dari Fraksi Partai Nasdem ini menegaskan, dirinya memilih mengetengahkan kondisi tersebut secara terbuka dalam forum Rapat Paripurna yang juga dihadiri Pj Sekda, supaya menjadi bahan koreksi dan perbaikan.
Ia menambahkan, membangun daerah ini memang membutuhkan kesadaran diri.
“Kita membangun SBT butuh kesadaran kita. Mulai dari Ibu Sekda dan kita semua disini,” pungkasnya. (Iswandi Kelilauw)
Simak berita dan artikel porostimur.com lainnya di Google News









