Hehanussa menilai, kelambanan Pemprov Maluku dalam merespons persoalan infrastruktur jalan ini menunjukkan lemahnya komitmen terhadap pelayanan publik, khususnya di daerah terpencil seperti SBB.
“Sebagai Ketua Partai Golkar di SBB dan juga bagian dari masyarakat, saya minta perhatian serius dari Gubernur dan dinas teknis terkait. Ini bukan sekadar soal infrastruktur, tapi juga soal keadilan pembangunan,” ujarnya.
Ia berharap Pemprov tidak tinggal diam dan segera mengalokasikan anggaran maupun intervensi teknis untuk melakukan perbaikan darurat, mengingat kondisi jalan yang rusak total telah menghambat akses distribusi barang dan jasa di kawasan tersebut.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Maluku terkait desakan tersebut. (red)
Simak berita dan artikel porostimur.com lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel porostimur.com









