Ketua Perindo Kepulauan Sula Sikapi Masalah Jalan Waitinagoi-Wailoba

oleh -150 views
Link Banner

@porostimur.com | Sanana: Pesoalan proyek ruas jalan Waitinagoi-Wailoba yang memicu polemik di media massa antara Dina’s Pekerjaan Umum Kabupaten Sula dan Kontraktor Pengawas, kini mendapat tanggapan dari partai politik.

Adalah Ketua DPC Partai Perindo Kabupaten Kepuluan Sula. Kepada Media Pers Muhammad Husni Sapsuha mengatakan, ada sejumlah indikasi yang mengarah pada ketidak beresan pengerjaan paket jalan APBD kabupaten tersebut.

Pertama, badan jalan Waitinagoi-Wailoba adalah eks jalan perusahaan kayu. Di sink menuritnya, harus diterangkan mana presentasi pembukaan jalan baru dan Dan mana jalan eks perusahaan.

Kedua, alasan tidak ada addendum menguatkan dugaan terjadi pembiaran.

“Ada apa dengan Pemutusan kontrak sepihak. Ada unsur kesengajaan pada perencanaan dan konsultan, termasuk penetapan nilai kontrak yang tinggi”, ujarnya

Baca Juga  Galakkan Program Penanaman 26 Ribu Pohon Pala, Pemkab Buton Belajar ke Banda

Mantan jurnalis yang biasa disapa Edo ini menambahkan, pelaksana (instansi teknis dan kontraktor) patut diduga kongkalikong.

“Kontrak yang dibuat, diteken di atas kertas bermeterai cukup, kok disepelekan, dan dibatalkan sepihak. Statement dinas dan Pelaksana juga, patut diduga di atur”, papar Edo.

Menurut Edo Sapsuha, kalau kondisi alam yang tidak memungkinkan, bisa ditinjau ulang, bukan dibatalkan. Atau dibikin addendum.

“Yang bikin curiga, adalah hasil kerja perencanaan dan konsultansi yang kurang pas. Maka timbul pertanyaan berikut, apakah proyek ini didahului perencanaan dan hitungan-hitungan atau tidak. Terus seberapa panjang jalan yang masuk dalam areal eks jalan perusahaan?”, ungkapnya dengan nada tanya.


Edo juga mempertanyaan pembukaan jalan di jalan eks perusahaan apakah bernilai rupiah yang sama dengan pembukaan jalan baru. (raka)