Para pengurus juga akan menjadi mitra strategis dalam menyukseskan berbagai agenda dan program kerja Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Maluku.
“Setelah dilantik, pengurus Kodrat Maluku harus bergerak cepat menyelenggarakan Kejuaraan Daerah maupun kejuaraan di berbagai level kompetisi lainnya. Sehingga bisa semakin mengasah skill para atlet. Sekaligus memasyarakatkan olahraga Tarung Derajat agar semakin dikenal masyarakat Maluku,” jelas Bamsoet.
Wakil Ketua Umum Partai Golkar dan Kepala Badan Hubungan Penegakan Hukum, Pertahanan dan Keamanan Kadin Indonesia ini menerangkan, sebagai seni bela diri dan cabang olahraga asli Indonesia, Tarung Derajat harus menjadi tuan rumah di negerinya sendiri.
Karenanya keluarga besar Tarung Derajat mengapresiasi berbagai lembaga negara seperti TNI dan Polri, bahkan juga Sekolah Tinggi Intelijen Negara (STIN) yang telah memasukan Tarung Derajat sebagai materi beladiri yang wajib dipelajari para anggotanya.
Di Markas Komando Armada II TNI Aangkatan Laut yang bermarkas di Surabaya, Jawa Timur, bahkan juga terdapat Satuan Latihan Khusus Tarung Derajat.
“Tidak hanya di dalam negeri, Tarung Derajat juga telah hadir di berbagai negara seperti Malaysia, Myanmar, Thailand, Laos, Filipina, dan Vietnam. Tugas besar menanti agar Tarung Derajat turut dipertandingkan sebagai cabang olahraga pada SEA Games hingga Asian Games. Menyukseskannya, butuh dukungan semua pihak, terutama dari pengurus Kodrat di daerah,” pungkas Bamsoet. (red)




