Kisah Dhimad Al-Azdi, Dukun yang Masuk Islam Setelah Bertemu Rasulullah SAW

oleh -1 Dilihat

Di zaman Rasulullah SAW, banyak dukun dan tukang sihir yang mengklaim dirinya bisa mengobati penyakit. Termasuk salah satunya bernama Dhimad Al-Azdi.

Dhimad dikenal sebagai dukun yang tinggal di Azad Syanuah, daerah sekitar Yaman. Dhimad bermaksud bertemu dengan Rasulullah SAW karena mendengar kalangan dukun yang membicarakan bahwa Rasulullah SAW adalah orang yang terkena gangguan sihir. Para dukun ini tidak percaya bahwa ajaran yang dibawa Rasulullah SAW merupakan firman Allah SWT.

Merangkum buku Syama’il Rasulullah oleh DR. Ahmad Mustafa Mutawalli dijelaskan, Ibnu Abbas berkata, Dhimad datang ke Mekkah. Ia dikenal sebagai seorang yang terbiasa mengobati penyakit sihir.

Kedatangan Dhimad ke Makkah disambut kabar dari orang-orang Quraisy yang berkata, “Sesungguhnya Muhammad telah gila.”

Merasa dirinya memiliki ilmu yang mumpuni untuk mengobati penyakit sihir, Dhimad bertekad menemui Rasulullah SAW. “Akan ku temui orang ini, semoga Allah menyembuhkannya melalui tanganku,” ujar Dhimad.

Baca Juga  FORMAPAS Malut Desak Kemenko Polkam Ungkap Kasus Teror dan Pembunuhan di Halmahera

Setelah bertemu dengan Rasulullah SAW, ia lantas berkata, ‘Aku dapat menyembuhkan penyakit gilamu dengan izin Allah, maka ke marilah (aku obati).”

Mendengar perkataan Dhimad, Rasulullah SAW berkata, “Segala puji bagi Allah, kita memuji-Nya. Kita memohon pertolongan serta ampunan-Nya. Kita berlindung kepada-Nya dari kejahatan jiwa dan amal buruk kita. Barangsiapa mendapat hidayah Allah maka tiada yang dapat menyesatkannya. Barangsiapa disesatkan oleh Allah maka tiada yang dapat memberinya hidayah. Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Allah Yang Maha Esa dan tiada sekutu bagi-Nya, dan Aku bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba dan Rasul-Nya.”

No More Posts Available.

No more pages to load.