Kisah Muhammad Al-Fatih Memasuki Hagia Sophia Setelah Konstantinopel Takluk

oleh -49 Dilihat
Ilustrasi: Sultan Muhammad Al Fatih yang digambarkan dalam sebuah film

Menurut buku Mengapa Umat Islam Tertinggal?: Dunia Islam Problem & Dinamika susunan Muhammad Najib, Hagia Sophia dibangun pada masa pemerintahan Kaisar Justinian I dari Kekaisaran Bizantium.

Pada masanya, Hagia Sophia menjadi gereja terbesar di dunia dan dianggap sebagai pencapaian luar biasa dalam bidang arsitektur. Selama hampir seribu tahun, Hagia Sophia berfungsi sebagai katedral utama Gereja Ortodoks Timur.

Setelah diubah menjadi masjid, Hagia Sophia direnovasi untuk menambah mihrab, mimbar, serta empat menara (minaret) yang kini menjadi ciri khas bangunan tersebut. Walau begitu, sebagian besar struktur utama bangunan tetap dipertahankan.

Lalu, pada 1935 pemerintah Turki di bawah Mustafa Kemal Atatürk mengubah status Hagia Sophia menjadi museum. Selama menjadi museum, bagunan tersebut terbuka bagi pengunjung dari berbagai negara tanpa memandang agama. Status museum itu bertahan selama sekitar 85 tahun.

Kemudian pada 2020, pemerintah Turki memutuskan mengembalikan fungsi Hagia Sophia sebagai masjid. Walau digunakan sebagai tempat ibadah umat Islam, bangunan ini tetap terbuka untuk wisatawan yang ingin melihat keindahan arsitektur dan nilai sejarahnya di luar waktu pelaksanaan salat.

No More Posts Available.

No more pages to load.