Kisah Muhammad Al-Fatih Memasuki Hagia Sophia Setelah Konstantinopel Takluk

oleh -5 Dilihat
Ilustrasi: Sultan Muhammad Al Fatih yang digambarkan dalam sebuah film

Nama Muhammad Al Fatih populer dalam sejarah kejayaan Islam berkat keberhasilannya menaklukkan Konstantinopel. Muhammad Al Fatih merupakan anak dari Sultan Murad II. Dia juga dikenal sebagai Sultan Mehmed II.

Kisah Muhammad Al Fatih identik dengan penaklukan Konstantinopel. Menurut Encyclopedia Britanica, usai menaklukkan Konstantinopel pada 1453, Muhammad Al Fatih mengubah Hagia Sophia menjadi masjid.
Setelah Sultan Murad II wafat, pemerintahan kerajaan Turki Utsmani dipimpin oleh Muhammad Al Fatih atau Sultan Mehmed II. Dia berusaha membangkitkan kembali sejarah umat Islam sampai dapat menaklukan Konstantinopel.

Usaha penaklukan Konstantinopel pertama dilancarkan pada 44 H di zaman Mu’awiyah bin Abi Sufyan. Kemudian pada zaman khalifah Ummayah, Abbasiyah, zaman Khalifah Harun Ar-Rasyid pada 190 H, akan tetapi semua mengalami kegagalan.

Baca Juga  18 Ikan Purba Coelacanth Ditemukan di Pulau Talise, Duta Bahasa Sulut Dorong Literasi dan Konservasi

Usaha awal umat Islam untuk menguasai kota Konstantinopel dengan mendirikan benteng Bosporus. Benteng ini didirikan umat Islam pada zaman Sultan Mehmed II dan dijadikan sebagai pusat persediaan perang untuk menyerang kota Konstantinopel.

Akhirnya kota Konstantinopel berhasil jatuh di tangan umat Islam pada 29 Mei 1453 M. Di kota itu terdapat gereja era Bizantium. Muhammad Al Fatih kemudian mengubahnya menjadi masjid yang dikenal dengan Hagia Sophia saat ini.

No More Posts Available.

No more pages to load.