Kisah Rasulullah Memaafkan Wahsyi tapi Tak Mau Lihat Wajahnya Lagi

oleh -69 views

Duka Rasulullah SAW atas kematian pamannya begitu hebat. Pada hari penaklukan Makkah, Rasulullah SAW mengutus seseorang menemui Wahsyi untuk memeluk Islam. Wahsyi pun memeluk Islam dan dibawa ke hadapan Rasulullah SAW.

Sang Rasul pun bertanya, “Engkaulah yang bernama Wahsyi?”

“Ya,” jawab Wahsyi.

“Engkaukah yang telah membunuh pamanku Hamzah?” tanya Nabi SAW.

“Benar,” jawab Wahsyi.

Rasulullah SAW lalu meminta Wahsyi menceritakan pembunuhan yang dia lakukan. Wahsyi pun menceritakan detail peristiwanya, termasuk saat Hindun membelah tubuh Hamzah dengan sangat sadis.

Setelah mendengar semuanya dari Wahsyi, Rasulullah SAW memaafkan Wahsyi tapi beliau tidak mau melihat wajahnya lagi. “Pergilah dari sini. Jangan engkau muncul lagi di depan mataku,” kata Rasulullah SAW.

Rasulullah SAW tak sanggup melihat wajah Wahsyi karena beliau pasti akan teringat wajah pamannya yang hancur saat pembunuhan itu. Bagi Rasulullah SAW, ingatan itu menyebabkan kepedihan yang amat dahsyat.

Baca Juga  PELITA SARUMA, Inovasi Humanis Pemkab Halsel Percepat Santunan bagi Keluarga Berduka

Hati Wahsyi begitu hancur mendengar kata-kata Rasulullah SAW itu. Namun, dia sadar apa yang dia lakukan kepada Hamzah sangat menyakiti hati Rasulullah SAW. Dia pun rida menerima ketentuan itu dan memperbaiki dirinya. Wahsyi hanya berani mengintai dari kejauhan untuk melihat wajah Rasulullah SAW.

No More Posts Available.

No more pages to load.