KNPI Maluku Apresiasi Masyarakat Pertahankan Tradisi Obor Pattimura

oleh -85 views
Wakil Ketua Bidang Pendidikan DPD KNPI Maluku Alwin C. Tetelepta, menegaskan bahwa tradisi tersebut bukan sekadar seremoni tahunan, tetapi merupakan bagian penting dari identitas budaya, sejarah perjuangan, dan warisan leluhur masyarakat Maluku.

“Alasan efisiensi anggaran untuk menghilangkan tradisi ini tidak masuk akal. Dari dulu tradisi ini tetap berjalan meski dalam keterbatasan,” tegasnya.

Peran Adat dan Suara Masyarakat

Tetelepta meminta para pemangku adat, termasuk raja-raja negeri dan Ketua Latupati Pulau Saparua, untuk berdiri bersama masyarakat dalam menjaga tradisi leluhur.

Ia menekankan bahwa dalam urusan adat dan budaya, suara masyarakat harus menjadi pertimbangan utama dibandingkan keputusan administratif pemerintah.

“Suara masyarakat lebih tinggi dalam persoalan adat. Jangan sampai keputusan yang diambil justru menghilangkan identitas budaya masyarakat itu sendiri,” katanya.

Momentum Pendidikan, Sosial, dan Pariwisata

KNPI Maluku juga mendorong agar peringatan Hari Pattimura tidak hanya dimaknai sebagai kegiatan seremonial, tetapi dikembangkan melalui pendekatan pendidikan, sosial, dan pariwisata.

Baca Juga  Iran Ambil Rudal Tomahawk AS yang Gagal Meledak untuk Direplikasi Teknologinya

Melalui pendekatan pendidikan, generasi muda diharapkan semakin memahami nilai perjuangan dan sejarah. Dari sisi sosial, momentum ini dapat mempererat persaudaraan orang basudara di Maluku. Sementara dari sektor pariwisata, tradisi obor Pattimura dinilai memiliki potensi besar sebagai daya tarik wisata budaya.

“Momentum Hari Pattimura harus menjadi sarana pendidikan sejarah, memperkuat nilai sosial, sekaligus mendorong pariwisata budaya di Maluku,” ujarnya.

No More Posts Available.

No more pages to load.