Situasi ini dinilai berpotensi menghambat proses belajar serta perkembangan anak-anak dengan kebutuhan khusus.
Desak Pelatihan dan Sertifikasi
Atas kondisi tersebut, Komisi IV DPRD Maluku mendesak pemerintah daerah segera mengalokasikan anggaran untuk program pelatihan dan sertifikasi bagi guru SLB.
Menurut Noach, peningkatan kapasitas tenaga pendidik menjadi langkah penting untuk menjamin hak pendidikan bagi penyandang disabilitas sekaligus meningkatkan kualitas layanan pendidikan khusus di Maluku.
“Ini harus menjadi perhatian serius pemerintah, karena kita sedang berbicara tentang pendidikan bagi penyandang disabilitas,” ujarnya.
Dorong Rekrutmen dan Kerja Sama
Selain pelatihan, Noach juga mendorong Pemprov Maluku mempertimbangkan rekrutmen guru berbasis kompetensi pendidikan luar biasa, serta menjalin kerja sama dengan lembaga pendidikan khusus.
Langkah tersebut dinilai penting untuk memperkuat ketersediaan sumber daya manusia yang tepat, sehingga pelayanan pendidikan bagi anak berkebutuhan khusus di Maluku dapat berjalan lebih optimal.
(red/merindu)
Porostimur.com berkomitmen memberikan fakta jernih, terpercaya, dan berimbang. Simak berita dan artikel terbaru kami di: WhatsApp Channel porostimur.com










