Komisi IV DPRD Maluku Soroti Minimnya Guru SLB Bersertifikasi, Desak Pemprov Ambil Langkah

oleh -1 Dilihat
Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Maluku Yan Zamora Noach, menyoroti pengelolaan asrama di Sekolah Siwalima Ambon yang dinilai belum optimal karena belum tersedianya tenaga khusus pengelola asrama.

Situasi ini dinilai berpotensi menghambat proses belajar serta perkembangan anak-anak dengan kebutuhan khusus.

Desak Pelatihan dan Sertifikasi

Atas kondisi tersebut, Komisi IV DPRD Maluku mendesak pemerintah daerah segera mengalokasikan anggaran untuk program pelatihan dan sertifikasi bagi guru SLB.

Menurut Noach, peningkatan kapasitas tenaga pendidik menjadi langkah penting untuk menjamin hak pendidikan bagi penyandang disabilitas sekaligus meningkatkan kualitas layanan pendidikan khusus di Maluku.

“Ini harus menjadi perhatian serius pemerintah, karena kita sedang berbicara tentang pendidikan bagi penyandang disabilitas,” ujarnya.

Dorong Rekrutmen dan Kerja Sama

Selain pelatihan, Noach juga mendorong Pemprov Maluku mempertimbangkan rekrutmen guru berbasis kompetensi pendidikan luar biasa, serta menjalin kerja sama dengan lembaga pendidikan khusus.

Baca Juga  Saadiah Uluputty Advokasi Pemulangan Dua Jenazah ABK Asal SBB, Hak Keluarga Diminta Dipastikan

Langkah tersebut dinilai penting untuk memperkuat ketersediaan sumber daya manusia yang tepat, sehingga pelayanan pendidikan bagi anak berkebutuhan khusus di Maluku dapat berjalan lebih optimal.

(red/merindu)

Porostimur.com berkomitmen memberikan fakta jernih, terpercaya, dan berimbang. Simak berita dan artikel terbaru kami di: WhatsApp Channel porostimur.com

No More Posts Available.

No more pages to load.