Korban Penganiayaan di Dapur MBG Tual Desak Mitra Serahkan Rekaman CCTV ke Polisi

oleh -197 views

Porostimur.com, Langgur — Korban penganiayaan di Dapur Makanan Bergizi Gratis (MBG) Kota Tual, Provinsi Maluku, Nindy Claudia Gerits (24), mendesak pihak mitra dapur untuk menyerahkan seluruh rekaman CCTV peristiwa penganiayaan yang dialaminya kepada pihak kepolisian.

Nindy, yang bekerja sebagai staf akuntan di dapur MBG, menilai pihak mitra terkesan mempersulit proses penyidikan dengan tidak menyerahkan bukti rekaman CCTV secara utuh sejak kejadian pada 26 Oktober 2025.

“Kami meminta semua bukti rekaman CCTV di dapur MBG diserahkan ke pihak kepolisian agar proses penyidikan bisa berjalan lancar,” ujar Nindy, Sabtu (13/12/2025).

Korban Nilai Pengelola Bertele-tele

Nindy mengungkapkan, permintaan rekaman CCTV sebenarnya telah disampaikan sejak 28 Oktober 2025. Namun hingga kini, pihak pengelola dapur MBG belum juga menyerahkan rekaman tersebut dengan alasan gangguan jaringan.

“Kami sudah meminta sejak lama, tapi pengelola selalu berdalih ada kendala jaringan. Padahal di CCTV bagian depan terlihat jelas kronologi penganiayaan. Kalau memang tidak ada yang ditutup-tutupi, kenapa sulit menyerahkan ke polisi?” tegasnya.

Baca Juga  Ratusan Mama-Mama Papua Menginap di Kantor Gubernur Papua Barat Daya

Ia menilai alasan teknis tersebut tidak masuk akal dan justru menimbulkan kecurigaan bahwa ada upaya menahan atau menyembunyikan bukti penting.

No More Posts Available.

No more pages to load.