Kode Sandi dan Dugaan TPPU
Dalam pengembangan kasus, penyidik juga menemukan penggunaan kode khusus dalam pembagian uang hasil pemerasan. Uang tersebut didistribusikan secara rutin setiap hari Jumat kepada pihak-pihak tertentu.
Kode seperti “malaikat” diduga merujuk pada pejabat tertentu, sementara istilah lain seperti “vokalis”, “gitaris”, “backing vocal”, hingga “koreografer” digunakan untuk menyamarkan identitas penerima aliran dana.
Selain itu, KPK juga menelusuri dugaan pencucian uang dari hasil kejahatan tersebut. Dana yang diperoleh diduga digunakan untuk membeli berbagai aset bernilai tinggi, mulai dari kendaraan, properti, hingga logam mulia.
KPK menegaskan bahwa penyidikan masih terus berjalan dan tidak menutup kemungkinan adanya penambahan tersangka maupun penerapan pasal tindak pidana pencucian uang (TPPU) dalam perkara ini.
(red/beritasatu)
Porostimur.com berkomitmen memberikan fakta jernih, terpercaya, dan berimbang. Simak berita dan artikel terbaru kami di: WhatsApp Channel porostimur.com









