Porostimur.com, Ternate – Perhatian pemerintah terhadap masyarakat adat harus ditingkatkan. Pasalnya, banyak peninggalan bersejarah yang mengandung nilai-nilai luhur bangsa terancam kelestariannya karena terkendala dalam perawatan.
“Banyak peninggalan bersejarah yang mengandung nilai-nilai luhur bangsa kurang terawat, karena kurang memadainya upaya pelestarian oleh para ahli waris peninggalan bersejarah itu,” kata Wakil Ketua MPR Lestari Moerdijat saat berkunjung ke Keraton Kesultanan Ternate dalam kunjungan kerjanya di Ternate, Maluku Utara, Rabu (29/6/2022).
Pada kesempatan itu, Lestari diterima oleh Muhammad Rizal Effendi Fanyira Kadaton Kesultanan Ternate, mewakili Lembaga Kesultanan Ternate.
Lestari yang merupakan Wakil Ketua MPR Koordinator Bidang Penyerapan Aspirasi Masyarakat Dan Daerah itu mengakui banyak masalah yang dihadapi masyarakat adat dalam upaya melestarikan peninggalan bersejarah yang bernilai budaya tinggi.
Seperti peninggalan bersejarah di Kesultanan Ternate yang merupakan bagian penting dari jejak sejarah nusantara dan catatan-catatan dari Wallace yang memengaruhi penelitian Darwin.
Rerie, sapaan akrab Lestari, berpendapat masyarakat adat harus memiliki kemampuan untuk mengatasi berbagai kendala tersebut.




