Kurikulum Merdeka, Memerdekakan Siapa?

oleh -509 views

Tentu akan dapat kita bayangkan betapa luas dan besarnya dampak yang akan terjadi pada dunia pendidikan di Indonesia, jika Kurikulum Merdeka benar-benar diimplemetasikan. Penyiapan tenaga pendamping, penyiapan bahan-bahan belajar, penyiapan fasilitas belajar, dan konsekuensi-konsekuensi lanjutan lain dari sebuah kurikulum. Pemerintah daerah yang bertanggung jawab untuk penyelenggaraan pendidikan tingkat dasar, dituntut memiliki dukungan yang lebih besar dari yang terjadi sekarang. Masalah kemudian akan bergeser jauh dari hal yang masih didominasi oleh urusan sekolah rusak dan ketersediaan ruang belajar yang cukup.

Lebih dari itu masalah akan terjadi pada bagaimana proses belajar bisa berlangsung sesuai dengan desain kurikulum. Siswa harus disediakan media belajar sesuai dengan pilihannya. Terlebih lagi, pada tingkat teknis penyelenggaraan belajar, akan jauh lebih luas lagi dampaknya. Karena peserta belajar akan mandiri dan bertanggung jawab atas pilihannya, maka dia harus sanggup mendapatkan pendamping yang andal.

Baca Juga  Divonis 10 Tahun Penjara, Nadiem Makarim Tak Kuasa Menahan Tangis

Guru sebagai pendamping tidak akan banyak manfaatnya jika tidak memiliki kapasitas dan kapabilitas memadai. Besar kemungkinan, dengan akses terhadap sumber-sumber belajar dari media internet guru dengan kemampuan dan cara berpikir lama, akan semakin ditinggal. Pendampingan bisa dilakukan dengan media daring, dan karena itu masalah seputar guru akan jauh lebih komplek.

No More Posts Available.

No more pages to load.