Porostimur.com, Gaza – Tentara Israel mengeluarkan perintah pengosongan terhadap sejumlah wilayah di Jalur Gaza bagian tengah, disertai ancaman serangan militer terhadap permukiman-permukiman yang dianggap sebagai zona konflik.
Dalam unggahan di platform media sosial X, juru bicara militer Israel, Avichay Adraee, membagikan peta yang menandai kawasan yang harus segera dikosongkan dengan warna merah dan nomor blok wilayah. Demikian dilansir dari Anadolu.
Adraee menyatakan bahwa pasukan Israel akan menyerang sejumlah area termasuk Kota Nuseirat, Al-Zahra, Al-Mughraqa, Al-Nuzha, Al-Bawadi, Al-Basma, Al-Bustan, Badr, Abu Huraira, Al-Rawda, dan Al-Safa, yang semuanya terletak di bagian tengah Gaza.
Dalam keterangannya, Adraee menyebut wilayah tersebut sebagai “zona konflik berbahaya” dan menuduh kelompok bersenjata Palestina masih meluncurkan serangan roket ke wilayah Israel.
Ia juga menginstruksikan agar penduduk di daerah-daerah tersebut segera mengungsi ke Al-Mawasi di Gaza selatan, yang dia klaim sebagai “zona aman”.
Sejak dimulainya agresi Israel pada 7 Oktober 2023, militer negara itu telah berulang kali menerapkan skema pemindahan paksa terhadap warga sipil Palestina, dengan membagi Jalur Gaza menjadi sejumlah sektor berdasarkan peta operasional militer.









