Porostimur.com | Sanana: Perusahaan Listrik Negara (PLN) Ranting Sanana sebelumnya telah memberikan informasi pemadaman listrik secara keseluruhan di desa, yakni mulai dari pukul 13.00 s/d 17.00 karena adanya perbaikan jaringan listrik. Namun pada kenyataannya tidak seperti itu. Pasalnya hingga menjelang waktu sholat Isya, listrik tak kembali normal seperti biasanya. Ahad, (21/3/2021).
Hal itu membuat warga Kepulauan Sula (Kepsul) khususnya yang berada di Kota Sanana dan sekitarnya geram dengan adanya pemadaman lampu. Warga pun ramai menulis status berupa sindiran dan keluhan maupun status bernada humor di dinding Facebook mereka.
“Orang2 PLN ni dong mau apa ee.. Coba masyarakat bayar lampu terlambat saja dong pi kase putus padahal lampu manyala mati model deng”, keluh salah satu akun Facebook yang bernama Bhucek Hasan Soamole.
Selain itu, ada juga pengguna akun bernama Rani Umahuk yang menulis status di Facebook dengan humoris.
“PLN..kase kepastian kah..beta ini so pastiu deng PHP 🤣🤣, ungkapnya sambil memberi emoji tertawa.
Pemilik akun Sahrul Hakim Liem menulis di statusnya, Kadang Jadwal yang dibagikan hanya sekedar Formalitas. Lampu Mati. Sampe Sekarang.
Ada juga akun Facebook atas nama, Farid Gelamona. “Biar mati sampe pagi supaya dong batre lobet dong tar bisa ba status di FB,” katanya.









