Ditambahkan Menparkeraf, meski saat ini kondisi dunia sedang sulit karena pandemi, namun dirinya meyakini, para musisi dan ekosistem musik tidak mengenal batasan karena selalu berimajinasi, dan melakukan inovasi, komunikasi dan kolaborasi untuk pengembangan ACOM.
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, The First International Virtual Music Conference dengan tema “Music Is My Life”, menjadi salah satu agenda menyongsong HUT Ke-446 Kota Ambon. Selain Menparkeraf kegiatan ini diisi oleh pembicara dalam dan luar negeri diantaranya, Director UNESCO City of Music Mannheim, Rainer Kern; Duta Besar Indonesia untuk Perancis dan wakil delegasi tetap RI untuk UNESCO, Prof. Ismunandar; Vice Governoor of Suphanburi Province yang merupakan Kota Kreatif berbasis music di Thailand, Choocheap Pongchai; Duta Besar Indonesia untuk Kuba, Bahamas, Republik Dominic, Haiti dan Jamaica, Yana Yuliana; Executive Chairman of the Indonesian National Commission for UNESCO, Ministry of Education,Culture, Research and Technology, Prof.Arief Rachman.
Pembicara Lainnya dalam even ini adalah Staf Ahli Menteri Pariwisata dan Ekraf RI yang menjadi inisiator Ambon City Of Music, Ari Juliano Gema; Ketua Indonesia Creative Cities Network (ICCN), Fiki Satari; Dirjen Kebudayaan, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, dan Ristek, Hilmar Farid, Pengamat dan wartawan senior musik Indonesia, Bens Leo; serta Musisi Senior Indonesia, Harry Anggoman. Sementara Direktur AMO, Ronny Loppies, dan Mark Ufie menjadi host dalam even ini. (nicolas)









