Mahram dan Muhrim Bukan Istilah yang Sama, Ini Perbedaannya

oleh -17 views

Pemakaian kata mahram dan muhrim sering kali keliru di tengah masyarakat lantaran salah dalam memahami makna keduanya. Banyak yang menyangka bahwa mahram dan muhrim adalah dua kata yang punya kesamaan arti. Padahal tidak, keduanya memiliki asal-usul, cara membaca (harakat), serta arti yang sangat berbeda jauh.

Banyak masyarakat Indonesia yang memakai kata muhrim alih-alih kata mahram. Sebagai contoh dalam percakapan sehari-hari, sering kali terdengar kalimat, “Maaf, jangan terlalu dekat, bukan muhrim.” Jika ditinjau dari konteks kalimat tersebut, kata yang seharusnya dipergunakan adalah mahram, bukan muhrim.

Kekeliruan ini jamak terjadi karena mahram dan muhrim dalam tulisan bahasa Arab memiliki susunan huruf yang sama (م-ح-ر-م), tetapi memiliki harakat dan vokal yang berbeda. Oleh karena itu, alangkah baiknya bagi kita untuk mengetahui perbedaan mendasar di antara keduanya agar tidak salah menempatkan istilah dalam pergaulan maupun ibadah.

Baca Juga  6 Ciri Suami Blue Flag yang Membuat Pernikahan Terasa Hampa

Pengertian Muhrim

Dinukil dari buku Haram Tapi Bukan Mahram oleh Hanif Luthfi, asal kata muhrim adalah ahrama-yuhrimu-ihraman yang artinya “mengerjakan ibadah ihram”. Secara istilah, muhrim adalah orang yang sedang mengerjakan ibadah ihram, baik dalam rangka melaksanakan ibadah haji maupun umrah.

No More Posts Available.

No more pages to load.