Manuskrip Al-Qur’an Tertua Ditemukan di Inggris, Diduga dari Zaman Nabi

oleh -463 views

Jika merujuk pada sejarah Islam, Nabi Muhammad SAW menerima wahyu Al-Qur’an pada tahun 610 hingga 632 M, dan kodifikasi resmi mushaf Al-Qur’an dilakukan pada masa Khalifah Utsman bin Affan sekitar tahun 650 M. Dengan demikian, manuskrip Birmingham diperkirakan ditulis sangat dekat dengan masa hidup Nabi Muhammad SAW ataupun generasi pertama umat Islam.

Karena itu, banyak akademisi menyebut manuskrip ini sebagai salah satu naskah Al-Qur’an tertua di dunia yang masih tersisa.

Koleksi Mingana dan Universitas Birmingham

Naskah ini termasuk dalam Koleksi Mingana, sebuah kumpulan sekitar 3.000 manuskrip Timur Tengah yang kini disimpan di Perpustakaan Riset Cadbury, Universitas Birmingham. Koleksi tersebut dihimpun pada tahun 1930-an oleh Alphonse Mingana, seorang sarjana asal Irak, dan didanai oleh Edward Cadbury, seorang filantropis dari kalangan Quaker.

Baca Juga  Antara Joget ‘Veronica’ dan Hilangnya Nurani Sosial Pemuda

Untuk diketahui, keluarga Quaker adalah yang mendirikan dan mengelola perusahaan cokelat Cadbury di Birmingham. Mereka memberikan kontribusi signifikan pada karya sosial serta mendirikan pusat-pusat sosial.

Tujuan pengumpulan manuskrip ini adalah untuk memperkuat posisi Birmingham sebagai salah satu pusat studi keagamaan dunia. Kehadiran manuskrip Al-Qur’an kuno ini semakin mempertegas nilai intelektual koleksi tersebut.

No More Posts Available.

No more pages to load.