Masa Kecil dan Masa Depan

oleh -3 Dilihat

Kita tersadar oleh masalah yang sebelumnya tak kita anggap masalah. Masalah yang benar-benar masalah, yang harus kita selesaikan sendiri. Masalah yang untuk menyelesaikannya, kita tak dapat lagi berteriak, merengek, merajuk dihadapan orang tua agar diselesaikan. Kenyataannya kita harus menyelesaikannya sendiri, dengan pikiran dan perbuatan sendiri. Kita akhinya harus bertanya, apa sebenarnya masalah, dan kenapa kehidupan ini terkesan penuh dengan masalah.

Mengapa manusia mengalami banyak masalah. Sementara banyak masalah sama dengan banyaknya pertikaian. Setidaknya dengan diri manusia sendiri.

Sebagian orang akan berkata, masalah ada adalah karena hasrat/keinginan manusia tak sesuai kenyataan yang terjadi. Maka itulah masalah. Lalu, apa itu keinginan? Dan mengapa manudia harus memiliki keinginan, jika keinginan adalah pangkal masalah? Ini pertanyaan sulit, sulit untuk dipecahkan, bahkan oleh manusia sendiri.

Baca Juga  Sering Dianggap Saudara, Ternyata Sepupu Boleh Dinikahi dalam Islam

Setiap detik keinginan manusia dapat berubah dengan begitu cepat. Detik ini kita menginginkan sesuatu, dan sepersekian detik lagi keinginan itu berubah ke sesuatu yang lain. Jika kita masih bertahan pada satu keadaan, maka itu hanya persoalan waktu, atau, keengganan berpindah dari satu model kenyamanan untuk mencoba hal yang baru.

No More Posts Available.

No more pages to load.