Puncak dari setiap upaya menyelesaikan semua persoalan kehidupan adalah dengan tindakan, kepastian usaha yang tak platonik, bukan sekadar membaca mantra-mantra bak cerita lampu ajaib yang sekali ucap beres semua persoalan. Tentu saja kita akan berdo’a, namun Tuhan tak datang memberikan sepiring nasi lalu menyuapinya ke dalam mulut kita agar kenyang. Tuhan memberikan petunjuk, sebagai tanda agar kita tak sesat jalan, sebagai stimulus agar kita maj berjuang. Maka kita harus melangkah, berjalan, melewati rintangan-rintangan.
Saya jadi teringat puisi Roberto Bolano, dalam bukunya “The Unknown University”, yang ia beri judul, “Station Plaza”. Diakhir puisi itu, ia berkata:
“The God’s Haven’t granted you money,
But They’ve granted you strange whims. Look up:
it’s raining”
Tuhan tak memberikan kita uang. Tapi tentu saja, ia memberikan kita semacam petunjuk sebagai rahmat, agar kita tetap mampu menjalani hidup dan mewujudkan masa depan dengan penuh semangat. Sebagaimana hujan yang selalu saja mengguyur jiwa bumi yang selalu panas. Seperti kata Bolano, “Look up: it’s raining”. (*)








