Masa Kecil dan Masa Depan

oleh -3 Dilihat

Artinya, ketika manusia merasa tak lagi membutuhkan yang saat ini digenggamannya, atau hal itu tak penting lagi menurutnya, maka dengan segera mereka akan mengubah keinginannya ke hal yang lain. Keinginan-keinginan itu, semacam enigma, sulit ditebak, diuraikan, atau setidaknya menjelaskannya, mengapa mereka harus menuruti dan mengikuti keinginan-keinginan itu.

Keinginan yang menjadi hasrat yang kuat, pada akhirnya akan membuat manusia selalu hidup dalam kecemasan. Seperti yang dikatakan Jaques Lacan, “…the gap betwen desire and jouissance is where anxiety is situated”. Mungkin benar, bahwa dibalik hasrat manusia selalu saja ada kecemasan. Kecemasan ketika hasrat menginginkan sesuatu agar terwujud, termiliki, rupanya tak sesuai kenyataan. Apalagi ketika kecemasan itu demikian kuat, sementara kenyataan yang kadangkala mengejutkan, dan guncangan psikologis lantaran tak mampu menerima kenyataan itu terjadi, akhirnya membuat kita bersikap diluar kendali. Dan akhirnya, masalah demi masalah terjadi telah membentuk semacam labirin, kita akan sulit keluar darinya.

Baca Juga  PLN dan ESDM Hidupkan Kembali PLTS Pulau Tiga, Warga Kini Nikmati Listrik 24 Jam

Kecemasan, masih dalam pandangan Lacan, selalu terjadi pada saat sarana yang kita persiapkan terbentur, dan atau berakhir pada jalan buntu.

No More Posts Available.

No more pages to load.