MBG Serang Balik

oleh -31 views

Kemudian framing. Ini adalah cara untuk membentuk opini terhadap lawan. Dalam hal ini para buzzer yang ambil peranan. Mereka menggambarkan orang-orang yang anti MBG adalah anti rakyat miskin.

Argumen ini tidak saja disodorkan para buzzer dan influencer. Juga politisi-politisi dalam koalisi Prabowo-Gibran. Pokoknya MBG adalah untuk rakyat miskin! Anti MBG berarti anti pengentasan kemiskinan.

Saya melihat ada yang sampai menangis bercerita bagaimana anak-anak miskin tidak bisa belajar karena perut kosong. Tersedu-sedu. Mirip Nanik Deyang menangis sesenggukan minta belas kasihan karena kegagalan lembaga yang dipimpinnya mencegah keracunan anak-anak penerima MBG.

Argumen ini tentunya argumen boncos! Kalau sasarannya adalah anak-anak miskin mengapa MBG tidak menargetkan itu saja? Kalau memang ingin mencegah stunting, mengapa tidak fokus pada 19% anak-anak Indonesia penderita stunting saja?

Mengapa membuat MBG menjadi program “universal entitlement” yakni memberi makan kepada semua anak sekolah, balita, dan ibu hamil? Presiden berkali-kali dengan bangga bilang bahwa program ini telah memberi makan 62 juta lebih penerima manfaat. Tapi, apakah 62 juta lebih mereka itu merasakan program ini bermanfaat?

No More Posts Available.

No more pages to load.