Membongkar Misteri Orang Papua di Istana Presiden

oleh -0 Dilihat

Jokowi juga sepakat dengan usulan untuk membangun istana di Jayapura. Apalagi Ketua DPRD Jayapura berjanji menyiapkan 10 hektar lahan gratis.  “Tahun depan istana itu akan mulai dibangun,” ujar Abisai menirukan Jokowi.

Tak lama setelah Jokowi bertemu para “kepala suku,” muncul pernyataan mengejutkan dari Gubernur Papua Lukas Enembe.

Dia mengaku kaget dan baru tahu dari media ada pertemuan tersebut. Lukas juga mempertanyakan kapasitas “para tokoh” yang bertemu Jokowi.

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Papua (DPRP) Yunus Wonda dan Ketua Majelis Rakyat Papua Timotius Murib juga bersikap sama. Mengapa mereka tidak dilibatkan?

Salah garuk

Pernyataan Lukas Enembe dan para tokoh Papua menyadarkan kita,  ada yang salah dalam penanganan Papua. Seperti bunyi pepatah lama “Kepala yang gatal. Kaki yang digaruk.

Baca Juga  Lelaki di Tepi Laut Banda

”Penyakitnya (gatal) tidak sembuh. Yang tidak sakit gatal malah menjadi luka yang lebih dalam.

Ada kesan yang sangat kuat Presiden Jokowi  menggampangkan persoalan. Atau,  jangan-jangan tidak memahami persoalan.

Hal itu menjelaskan mengapa Presiden sangat santai menghadapi persoalan Papua. Dia masih bisa nonton wayang dan dagelan sampai tertawa terbahak-bahak. Naik sepeda jalan-jalan di candi Borobudur dan bagi-bagi sertifikat.