Membongkar Misteri Orang Papua di Istana Presiden

oleh -0 Dilihat

Masalah Papua, kata Lukas Enembe, tidak cukup hanya diselesaikan dengan membangun istana di Jayapura, membangun asrama mahasiswa, dan pemekaran wilayah seperti disampaikan oleh Abisai.

Lagipula di tengah anggaran pemerintah yang sedang defisit, dari mana pula anggaran membangun istana dan pemekaran provinsi itu?

Masalah Papua sangat complicated. Salah mendiagnose persoalan, apalagi menggampangkan persoalan. Harga yang dibayar akan sangat mahal.

Pulau yang kaya dengan berbagai sumber daya alam itu bisa lepas dari tangan NKRI.

Negara-negara adidaya yang sekarang terlibat dalam perang global, dengan senang hati menampung dan mengambil-alih.

Hadirnya “para tokoh” yang dipimpin Abisai menjadi contoh kesalahan yang terang benderang. Ada kesan para pembantu dan bawahan Jokowi hanya memberi laporan yang menyenangkan.

Baca Juga  Desak Usut Tuntas Kematian Riswan Umasugi, Warga Kawata Kepung Mapolres Kepulauan Sula

Abisai adalah Ketua DPRD Jayapura. Politisi Golkar ini pada Pilpres lalu  menjadi ketua tim pemenangan Jokowi-Ma’ruf Amin di Jaya Pura.

Melihat level ketokohan dan posisinya, sudah jelas dia tidak dalam kapasitas mengatasnamakan tokoh Papua.

Sebagai timses Jokowi, Abisai pasti tidak bisa mewakili aspirasi para tokoh yang menuntut pemisahan diri.

Agak sulit untuk menemukan adanya tokoh sentral di Papua. Kecuali pejabat formal seperti gubernur atau ketua DPRP.