Kasus Papua menjadi tantangan dan pertaruhan besar bagi Jokowi. Di harus membuktikan bahwa basis legitimasinya sangat kuat di dua wilayah ini.
Pada Pilpres 2019 Jokowi-Ma’ruf meraih di Papua Barat 79.81 persen. Di Papua prosentasenya bahkan lebih besar. Mereka memperoleh 90,12 persen.
Di lima kabupaten, yakni Puncak Jaya, Puncak, Lany Jaya, Nduga dan Mamberamo Tengah malah meraih suara fantastis: 1.00 persen.
Di kabupaten wilayah pegunungan ini pemilihan dilakukan dengan menggunakan sistem noken.
Dengan modal politik seperti itu seharusnya Papua adalah masalah KECIL bagi Jokowi.
Kecuali…………
Sumber: law-justice.co




