Membongkar Misteri Orang Papua di Istana Presiden

oleh -0 Dilihat

Ada lebih dari 3.00 suku di Papua dan Papua Barat. Bahasa mereka pun berbeda-beda. Apalagi kepentingannya.

Tidak mengherankan bila mantan komisioner Komnas HAM Natalius Pigai juga mempersoalkan posisi Abisai.

Pigai berasal dari suku Mee, salah satu suku terbesar di Papua. Mereka tersebar mulai dari pegunungan sampai kawasan pesisir di Paniai, Nabire, Doiyai, dan Dogai.

Sementara Lukas Enembe berasal dari suku yang lebih besar, yakni Suku Dani. Mereka mendiami kawasan pegunungan. Mulai dari Tolikara, Wamena, Puncak Jaya, Ilaga, Yahukimo, Kurima, dan Tiom.

Kalau mau klaim ketokohan, keduanya jelas lebih layak. Lebih representatif untuk diajak bicara.

Bukan kali ini saja Jokowi dan para pembantunya terkesan salah memahami orang Papua. Dalam berbagai kesempatan dia membanggakan keberhasilannya membangun jalan Trans Papua.

Baca Juga  Seleksi PNS Guru PPPK Dibuka Awal 2027, Usia di Atas 35 Tahun Masih Bisa Ikut?

Dia juga pernah naik sepeda motor trail menyusuri beberapa kawasan di Papua.Sayangnya seperti dikatakan oleh Lukas Enembe, orang Papua tidak butuh jalan trans. Mereka tidak pernah melewati jalan itu. Yang dibutuhkan oleh orang Papua adalah dibangun kehidupannya.

Pembangunan jalan Trans Papua malah sering menjadi sumber konflik dan masalah. Salah satu contohnya adalah insiden di Nduga. Anggota TNI dan warga menjadi korban tewas.