Mengapa Intelijen AS Sebut Rezim Iran Tetap Utuh?

oleh -446 views
Intelijen AS sebut Rezim Iran tetap utuh. Foto/X

Porostimur.com, Teheran — Pejabat intelijen Amerika Serikat menyatakan rezim Iran masih bertahan, namun mengalami pelemahan signifikan akibat serangan terhadap kepemimpinan dan kemampuan militernya.

Pernyataan itu disampaikan Direktur Intelijen Nasional Tulsi Gabbard dalam sidang Kongres AS yang membahas ancaman global terhadap Amerika Serikat, Rabu (19/3/2026).

“Komunitas intelijen menilai rezim di Iran tampaknya masih utuh, tetapi sebagian besar telah melemah karena serangan terhadap kepemimpinan dan kemampuan militernya,” ujar Gabbard.

Perbedaan Pandangan Soal Ancaman Iran

Dalam sidang tersebut, Gabbard menolak menjawab secara tegas apakah Iran merupakan ancaman yang bersifat segera (imminent threat) bagi AS.

“Satu-satunya orang yang dapat menentukan apa yang merupakan dan bukan ancaman yang akan segera terjadi adalah presiden,” katanya.

Baca Juga  Pastikan Isu Gaza Masuk Agenda Negosiasi dengan AS, Menlu Iran Tegaskan Dukungan untuk Palestina

Sementara itu, Direktur CIA John Ratcliffe menyampaikan pandangan berbeda. Ia menilai Iran tetap menjadi ancaman langsung bagi Amerika Serikat.

“Saya pikir Iran telah menjadi ancaman konstan bagi Amerika Serikat selama periode waktu yang lama, dan menimbulkan ancaman langsung saat ini,” ujarnya.

Sebelumnya, pejabat kontra-terorisme AS Joe Kent mengundurkan diri dan menyatakan Iran tidak menimbulkan ancaman langsung bagi AS.

No More Posts Available.

No more pages to load.