Menurut Studi, Ini Alasan Kenapa Kenangan Buruk Sulit Dilupakan

oleh -260 views

Meski kita tidak selalu mengingat banyak hal dari kenangan buruk, tapi detail yang berhasil kita ingat biasanya jauh lebih tepat. Detail yang paling melekat biasanya adalah hal-hal yang langsung memicu reaksi emosional negatif. Misalnya, jika seseorang dirampok, kemungkinan besar ia akan mengingat dengan jelas senjata yang diarahkan kepadanya, karena itulah yang menimbulkan rasa takut. Namun, detail lain di sekitarnya, seperti suasana jalan atau pakaian pelaku, bisa sama sekali terlupakan.

“Ada bagian dari suatu peristiwa yang benar-benar tersimpan dengan baik dalam ingatan, sementara aspek lainnya bisa hilang begitu saja,” lanjut Kesinger.

Dampak buruk mengingat kenangan buruk secara berulang

ilustrasi seseorang depresi (pexels.com/Engin Akyurt)

ilustrasi seseorang depresi (pexels.com/Engin Akyurt)

Baca Juga  Jerman 2026 telah “Bermetamorfosis” dari Diesel ke Stroom?

Sebenarnya tidaklah sehat jika terus-menerus mengingat kenangan buruk secara berulang. Setiap kali itu terjadi, rasa percaya diri bisa semakin turun. Memang, menghindari hal ini tidak semudah yang dibayangkan. Kenangan menyakitkan sering kali muncul begitu saja di pikiran, meskipun kita tidak menginginkannya. Beberapa bahaya dari terus mengingat kembali trauma antara lain:

  • Masalah kesehatan mental meningkat. Terlalu sering fokus pada hal negatif bisa memperbesar risiko depresi, kecemasan, dan gangguan stres pascatrauma (PTSD). Jika sebelumnya sudah memiliki masalah kesehatan mental, pola pikir negatif bisa membuat kondisinya semakin lama pulih.
  • Cara coping yang tidak sehat. Mengutip dari laman Awakenings treatment center, sebuah penelitian menunjukkan bahwa terlalu banyak meratapi sesuatu justru menambah tekanan emosional, sehingga membuat seseorang lebih rentan mencari pelarian yang tidak sehat, seperti menggunakan alkohol atau narkoba.
  • Pola pikir negatif yang menetap. Lama-kelamaan, pikiran negatif bisa menjadi kebiasaan buruk yang sulit dihentikan. Akibatnya, meskipun ada hal-hal baik yang datang, tetap sulit untuk melihatnya secara positif.
Baca Juga  Kejati Maluku Periksa Pejabat Askrindo dalam Penyidikan Dugaan Korupsi Proyek Jalan Namlea

Cara menyembuhkan diri dari kenangan menyakitkan

ilustrasi depresi (pexels.com/Mikhail Nilov)

ilustrasi depresi (pexels.com/Mikhail Nilov)

Otak sebenarnya bisa “dilatih ulang” agar tidak terus terjebak dalam emosi negatif akibat trauma. Proses ini memang butuh waktu, latihan, dan konsistensi. Ada hari-hari yang terasa lebih mudah, tapi ada juga yang lebih berat. Namun selama terus berusaha, perlahan akan ada kemajuan. Berikut beberapa cara terbaik untuk menyembuhkan diri dari kenangan menyakitkan:

No More Posts Available.

No more pages to load.