MI5: Ratusan Pejabat dan Mata-Mata Rusia Telah Diusir dari Eropa

oleh -116 views
Direktur Jenderal MI5, Ken McCallum, memberikan pidato di Thames House di London pusat, Rabu 16 November 2022. Inggris menghadapi ancaman keamanan besar dari trio Rusia, China dan Iran, yang semuanya menggunakan paksaan, intimidasi, dan kekerasan untuk mengejar tujuan mereka. kepentingan, kata kepala mata-mata intelijen domestik Inggris, Rabu.

Porostimur.com, London – Direktur Jenderal Dinas Keamanan (MI5) Ken McCallum, pada Rabu (16/11/2022) mengatakan, pengusiran terhadap lebih dari 400 tersangka mata-mata Rusia dari seluruh Eropa tahun ini telah memberikan pukulan strategis paling signifikan kepada Moskow. Langkah ini mencatat sejarah baru bagi pemerintahan Presiden Rusia Vladimir Putin.

McCallum mengatakan, sebagian besar pejabat Rusia telah diusir dari seluruh dunia. Termasuk sekitar 600 pejabat Rusia yang diusir dari Eropa, dan lebih dari 400 orang Rusia lainnya yang diduga sebagai mata-mata.

“Ini merupakan pukulan strategis paling signifikan terhadap Badan Intelijen Rusia dalam sejarah Eropa baru-baru ini. Dan bersama dengan gelombang sanksi yang terkoordinasi, skalanya mengejutkan (Presiden Rusia) Putin,” ujar McCallum dalam pidato di markas besar MI5 di London.

Baca Juga  Tim SAR Selamatkan 5 Awak Kapal Yuni Bahari yang Alami Bocor di Laut Banda

McCallum mengatakan, tanggapan itu mengikuti pola yang ditetapkan oleh Inggris setelah insiden peracunan dengan menggunakan racun saraf terhadap mantan intelijen Rusia, Sergei Skripal dan putrinya Yulia di Salisbury, Inggris selatan pada 2018. Peristiwa ini memicu gelombang pengusiran diplomatik. 

McCallum mengatakan, sejak peristiwa kematian Skripal yang diracun atas perintah Kremlin, Inggris telah menolak lebih dari 100 aplikasi visa diplomatik Rusia dengan alasan keamanan nasional.