Inggris telah menjadi salah satu pendukung terkuat Ukraina sejak invasi Rusia. McCallum mengatakan, dukungan kuat Inggris ini membuat Moskow kerap melontarkan tudingan konyol. Salah satunya ketika Rusia mengklaim keterlibatan Inggris dalam ledakan pipa gas Nord Stream pada September.
“Poin seriusnya adalah Inggris harus siap menghadapi agresi Rusia di tahun-tahun mendatang,” kata McCallum.
MI5 juga menetapkan China sebagai ancaman jangka panjang terbesar bagi Inggris. McCallum mengatakan, Beijing memainkan permainan panjang dalam memanipulasi opini dengan mengembangkan kontak dengan anggota parlemen terkemuka dan anggota dewan lokal.
McCallum juga mengatakan, pihak berwenang China memantau dan mengintimidasi diaspora China dengan berbagai tindakan mulai dari pemulangan paksa hingga penyerangan. McCallum merujuk pada insiden bulan lalu di Manchester, ketika seorang pria melakukan aksi protes tunggal di luar kantor konsulat China. Pria itu diseret ke dalam halaman konsulat oleh pria bertopeng, kemudian ditendang dan dipukuli.
“Untuk mengintimidasi dan melecehkan warga negara Inggris atau mereka yang menjadikan Inggris rumah mereka tidak dapat ditoleransi,” kata McCallum.




